That’s What Friends are For

Jangan tanya padaku pada masa kapan aku meminta waktu untuk dapat diulang. Jangan tanyakan padaku sekarang, karena aku sedang berada pada masa indah itu.

Rabu, o5 April 2017. 16.00 WIB

Suatu sore, di mana langit berwana gelap kelabu dan perlahan menurunkan butiran air di bumi. Aku dan beberapa temanku sedang melaksanakan praktikum pengolahan limbah. Waktu menunjukkan pukul empat sore di jam tangan pemberian salah satu temanku yang dulu pernah menjadi istimewa di hati.

“Tar, lo mau main hujan nggak?”

“Gak lah! Gue males basah. Emang kenapa? Jangan bilang lo mau main hujan?”

“Hehehe… iya. Nanti lo videon pas main hujan ya.”

“Oke…” Jawabku sambil geleng-geleng kepala.

16.30 WIB

Hujan sudah bertambah deras dan kedua temanku sedang bersiap menyusun rencana untuk bermain hujan, sementara aku dan satu temanku sedang berusaha melarikan diri dari kedua teman kami lainnya yang mau bermain hujan. Aku mengenakan jas hujan berwarna cokelat dan temanku membawa payung untuk melindungi diri dari tetesa air hujan yang masih berjatuhan cukup deras di parkiran motor kampusku.

“Ayo buruan, nanti hujannya keburu berhenti!”

Dengan malas aku dan satu temanku melangkah menerjang hujang dengan perlengkapan anti air yang kami bawa atau kami kenakan, sementara kedua temanku yang lainnya sedang excited dalam menikmati air hujan yang mulai membasahi tubuh dan pakaiannya.

Tidak jauh kami berjalan, kami hanya berjaan meuju kantor pusat kampus kami yang terletak bersebelahan dengan gedung fakultas kami. Hanya sekitar lima menit, kami sudah berada di depan gedung kantor pusat yang kala itu sepi karena hari sudah sore dan hujan pula. Di kala aku berusaha menghindari diriku dari tetesan air hujan, kedua temanku malahan terlihat asyik bermain hujan sambil melepaskan alas kaki mereka dan berlarian liar di halaman gedung kantor pusat. Entah apa yang ada di pikiran orang-orang yang melintas dan sempat melihat tingkah laku kami berempat, tetapi aku perlahan pun menikmatinya.

Masih dengan jas hujan cokelat yang kukenakan, sesaat aku mencoba merenungkan apa yang sedang terjadi di hadapanku. Aku sedang berada bersama teman-teman kampusku yang benar-benar tulus berada di sampingku. Merekalah yang mengetahui baik-buruknya diriku secara hampir keseluruhan. Bersama mereka, aku dapat menjadi diriku dan bersama mereka pula, aku mengetahui makna kalimat “kalau kuliah itu nanti bisa ketahuan mana teman yang beneran teman, dan mana teman yang palsu.”

Hujan perlahan mulai berhenti dan aku mulai berani membuka tutup kepala dari jas hujan yang kukenakan. Sambil mencoba rintika hujan yang turun dengan lembut menyentuh kulit kepalaku, aku kembali teringat kala pertama aku masuk dalam kampus biru ini. Betapa aku masih polos dalam dunia perkuliahan, membawa nilai-nilai keremajaan dari bangku SMA ke dalam bangku perkuliahan. Masa di mana aku pernah bersama dia yang kini telah bersama yang lain. Kuingat semua yang terjadi dengan dirinya, terlalu indah dan pedih memang untuk dikenang, tetapi ia memang tetap yang selalu tersimpan di hati. Masa di mana praktikum mulai diperkenalkan pada mahasiswa baru dan situs ajaib, Wikipedia,Β  bagi seluruh umat sekolahan akhirnya dilarang! HARAM!

16. 46 WIB

“Eh Tar, kita boomerang dulu yuk rame-rame”‘

“Ayok!”

“HAHAHA… Ngakak anjir ngeliat gerakan lu, Tar.”

“Eh balik yuk, udah nggak ujan lagi nih, gue juga laper belom makan. Ayok makan!”

“Ayok!”

“Jangan lupa, video nya nanti dishare aja di multichat sama di post di instagram!”

Bagaimana aku dapat mengulang masa-masa kuliahku yang seperti ini? Bertemu dengan teman-teman seperti mereka adalah cara Tuhan menunjukkan kasihNya padaku, melalui orang-orang terdekat yang memang benar-benar tulus menaruh kasihnya pada ku. Melalui mereka, aku pun dapat menjalani dan melewati masa-masa sulit perkuliahan dengan tawa dan kegilaan bersama.

Selamat berkawan

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: