Keep Kalem dan Makan Cokelat nDalem

Di tengah cuaca Yogya yang sedang hujan-hujan sendu, aku menyempatkan diriku untuk mengulas sedikit tentang satu bisnis yang ada di kota Yogya. Bisnis cokelat. Sebagai maniak cokelat, aku pun tidak pernah sampai hati untuk meninggalkan kesempatan berharga berkunjung ke toko cokelat tersebut. Sebenarnya kunjunganku kali ini bukan seperti company visit, dengan tujuan acaranya adalah pengembangan skill yang diselenggarakan oleh komunitas anak muda yang sedang aku ikuti di Yogya, StudentsxCEOs Yogya.

Pada kesempatan kali ini, aku dan beberapa anggota lainnya berkesempatan untuk mengunjungi Cokelat nDalem dan ingin mendapatkan ilmu mengenai business planning dari pemilik. Mungkin kalau boleh aku sampaikan, tidak begitu banyak materi mengenai perencanaan bisnis yang aku peroleh dari penuturan beliau, tetapi lebih daripada itu, malahn aku mendapat insight baru dari sang pemilik. Aku banyak mempelajari hal menarik dari beliau mengenai hidup dan pilihan. Oleh sebab itu, aku akan menuliskan sedikit mengenai kunjunganku ke Cokelat nDalem dan mengapa teman-teman perlu mencoba cokelat ini.

Ilmu Pengetahuan dan Pilihan Hidup

Cokelat nDalem adalah sebuah brand cokelat lokal yang berasal dari Yogyakarta. Walapun berasal dari Yogya, kualitas dari produknya sendiri tidak kalah dengan produk-produk cokelat yang berasal dari brand luar negeri. Mengusung cita rasa lokal, Cokelat nDalem sukses memperkenalkan cita rasa baru dalam dunia percokelatan dalam negeri. Berangkat dari dua jurusan yang berbeda, pasangan suami-istri pemilik Cokelat nDalem, memutuskan untuk mendirikan bisnis cokelat.

Suami yang adalah lulusan teknologi pangan , memiliki passion yang cukup besar dalam teh, kopi dan cokelat. Berbeda dari sang istri yang memiliki passion dalam hal human development. Maka dari itu tidak heran, bahwa dalam menjalankan bisnis Cokelat nDalem, sang suami lebih berperan dalam kegiatan produksi, sementara sang istri lebih bekerja dalam pengelolaan manajerial bisnis. Kedua kebidangan inilah yang pada akhirnya melengkapi pasangan tersebut dalam mengelola bisnis.

Sang pemilik pun bertutur banyak tentang pengalaman yang telah dilalui Cokelat nDalem dari mulai pemasaran di dalam negeri hingga berhasil merambah pasar luar negeri; bagaimana Cokelat nDalem terus berinovasi dalam mengembangkan produk, dan bagaimana pengaturan dalam sisi manajerial bisnis tersebut. Dalam hal pemasaran produk, sang pemilik berpesan bahwa dalam melakukan perjanjian dagang dengan sebuah pihak, hal yang harus dimiliki adalah kesabaran. Selama kita tahu apa keunggulan bisnis kita dan kita tahu bahwa pihak lain sudah sangat tertarik dengan produk yang kita miliki maka bersabarlah dalam membuat kesepakatan. Hal ini penting untuk kemajuan bisnis bagi kedua belah pihak. Selain itu, pemilik pun memberikan kesempatan yang luas bagi pengunjung untuk melakukan visit pada Cokelat nDalem, hal tersebut bukan tanpa tujuan, sang pemilik percaya bahwa dengan membuka pintu dan kerjasama pada pihak-pihak luar, akan membuka koneksi dan kesempatan baru untuk pasar produk. Sang pemilik yakin bahwa dengan adanya visit yang dilakukan oleh mahasiswa, komunitas, dan pihak-pihak lain, akan memperluas pasar dari produk. Hal ini dapat dijadikan sebuah cara pemasaran produk yang baik dan cara memperkenalkan Cokelat nDalem ke lebih banyak orang. Mbak Meika, selaku owner berpesan bahwa “jangan pernah merasa bahwa produk kita sudah terkenal.”

Profil - Meika Hazim Dengan Cokelat nDalem
Owner Cokelat nDalem, Mbak Meika Hazim dan suami

Setelah menjelaskan panjang lebar perihal bisnis dan operasi dalam pelaksanaannya, sang pemilik pun akhirnya berkisah mengenai alasan beliau memilih melakoni bisnis di cokelat dan di Kota Yogya. Alasan beliau cukup sederhana dan sangat menginspirasi. “Karena tidak mau LDR,” begitu ucap beliau. Sesederhana itu, tapi memiliki makna mendalam. Dalam menjalani hidup, setiap manusia memiliki pilihan dalam hidupnya, termasuk beliau. Kesempatan bekerja di Jakarta dalam bidang social media pada salah satu perusahaan start up online sudah beliau dapatkan, tetapi beliau tidak memilihnya. Apabila diukur dari segi uang yang didapat, mungkin akan lebih menguntungkan bekerja di Jakarta ketimbang mendirikan bisnis. Namun, hidup mengajarkan sesuatu bagi beliau, uang tidak dapat membeli segalanya. Dengan mendirikan bisnis di Yogya, beliau bisa memiliki waktu bersama keluarga, bisa dekat dengan suami, dan menjalankan bisnis. Hal tersebut mungkin berbeda apabila beliau memilih untuk bekerja di Jakarta dengan penghasilan yang tinggi, jenjang karir yang meningkat, dan pengalaman bekerja di berbagai tempat, tetapi di lain sisi waktu yang dapat dinikmati akan jauh berkurang. Sekali lagi, hidup adalah pilihan!

Produknya ENAK

ck_produk
Macam-macam rasa produk Cokelat nDalem

Aku sendiri dari dulu ingin sekali mencoba cokelat nDalem, tetapi aku belum pernah berani mencoba karena rasa-rasa cokelat yang diproduksi cenderung aneh dan membuatku ragu. Akan tetapi, setelah aku berkunjung ke toko Cokelat nDalem dan mencoba beberapa taster yang ada di sana, aku pun tidak ragu untuk membeli cokelatnya karena rasa cokelatnya sama sekali tidak aneh! BAHKAN ENAK!Apa yang ada di benak teman-teman saat mendengar cokelat rasa sereh, cokelat rasa jahe, cokelat rasa cabai, cokelat rasa wedang uwuh, cokelat rasa wedang bajigur, cokelat rasa wedang ronde,, dan cokelat rasa kopi? Pasti beberapa di antara kita ada yang merasa ragu dan enggan bahkan takut untuk mencoba produk tersebut, tetapi hal inilah yang menjadi keunikan Cokelat nDalem.Cokelat nDAlem sendiri memiliki sembilan belas varian rasa yang semuanya bernuansa citarasa nusantara.

Sang pemilik bertutur bahwa Cokelat nDalem memang ingin memperkenalkan nusantara melalui produknya. Hal tersebut tercermin bukan hanya dari citarasa cokelat yang diproduksi, melainkan dari segi kemasan pun yang mengusung tema nusantara, sepeti gambar tokoh perwayangan dan batik. Setiap tokoh wayang ataupun motif batik yang ditampilkan harus memiliki hubungan keterkatan/benang merah dengan karakter cokelat yang diproduksi.

Aku mencoba cokelat rasa wedang bajigur dan wedang ronde. Jangan pikir kalau rasa yang dihasilkan akan aneh! Aku bisa jamin bahwa rasanya sangat enak, pas dilidah, dan bahkan tidak aneh. Aku adalah orang tidak tidak menyukai kedua minuman tersebut, tetapi aku adalah penggemar cokelat, dan Cokelat nDalem dapat menjadi solusi untuk menjawab kedua permasalahan tentang selera bagiku.

ck_packaging#2
Cokelat Rasa Kopi Papua

Setelah mencoba beberapa rasa cokelat yang menjadi taster di toko tersebut, aku pun memutuskan untuk membeli cokelat kopi, di mana biki kopi yang digunakan adalah berasal dari Wamena Papua. Rasa yang ditimbulkan oleh cokelat tersebut memang memiliki rasa kopi yang lumayan dominan ketimbang cokelat, tetapi tidak terlalu pahit. Di dalam batangan cokelat pun terdapat butiran biji kopi yang memberikan sensasi crispy pengganti kacang.

Harga kompetitif

Kalau teman-teman berpikir bahwa harga Cokelat nDalem akan sangat mahal, ternyata tidak. Harga yang ditawarkan cukup kompetitif. Harga cokelat berkisar dari lima belas ribu rupiah hingga lima puluhan ribu rupiah untuk cokelat kualitas premium. Harga tersebut tentunya sebanding dengan nilai produk yang ditawarkan, tidak hanya memiliki rasa yang unik, tetapi juga turut memajukan usaha dalam negeri dan petani dalam negeri.

Tempatnya Instagram-able

Menurut sang pemilik, kini arah pariwisata yang ada di Indonesia cenderung Instagram-able. Dikatakan demikian karena kecenderungan masyarakat untuk mencoba suatu hal baru, termasuk produk baru, setelah mendapat testimony dari orang lain berupa gambar yang beredar luas di Instagram.

Melihat trend pemasaran yang demikian, akhirnya pemilik pun tidak menutup mata akan perkembangan zaman yang terjadi. Melalui beberapa sosial media yang ada, pemilik pun berusaha mempromosikan produknya, salah satunya melalui Instagram.

ck_dalem#2
Interior toko Cokelat nDalem yang Instagram-able

Bagi pengunjung, produk saja tidak cukup untuk dijadikan objek foto dalam Instagram. Tempat yang lucu, unik, dan hits adalah daya tarik untuk dijadikan objek foto. Maka dari itu, Cokelat nDalem pun memiliki tempat yang sangat Instagramable bagi pengunjung yang ingin berfoto. Selain Instagram-able, Cokelat nDalem pun menyajikan miniatur dapur pembuatan cokelat dan museum yang menyajikan sejarah tentang cokelat yang berfungsi sebagai ruang tunggu tamu dalam berbelanja cokelat.

Cokelat nDalem pun cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Yogya selain bakpia. Jadi bagi teman-teman yang sedang atau akan berkunjung ke Kota Yogya, jangan lupa untuk mampir ke gerai Cokelat nDalem. Keep kalem dan makan Cokelat nDalem.

ck_packaging#3ck_packaging

Lokasi: Jl. Bhayangkara No.23, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55261, Indonesia

Link: http://www.cokelatndalem.com/

Jam operasional: 08 am-09 pm

ck_rute

Sumber gambar:

http://indonesiayoungentrepreneurs.com/2015/06/01/profil-meika-hazim-pemilik-cokelat-ndalem-2/

https://www.maxmanroe.com/cokelat-ndalem-bisnis-cokelat-khas-yogyakarta-berkonsep-kearifan-lokal.html

http://www.bakerymagazine.com/2016/08/15/cokelat-ndalem-bangga-memperkenalkan-rasa-cokelat-indonesia/

http://www.lazada.co.id/cokelat-ndalem/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: