Isi Botol

Bagaikan botol yang dulu terisi penuh, kini kosong. Ada sisa di bawah botol itu! Apakah kau sudah siap mengisi botol kembali dengan sesuatu yang baru tanpa membersihkan sisa yang dulu? Yakinlah bahwa sisa itu akan mewarnai sesuatumu yang baru kau isi. Tercampur, membaur, dan tidak hilang. Rasa barumu manis, tapi rasa lamamu pahit. Warna barumu cerah, tapi warna lamamu kelam.

Apakah kau akan tetap berkeras? Berlari dan tak mau dibersihkan! Mendekatlah pada-Nya. Ia mau menyambutmu, mendekapmu, dan membersihkan botolmu. Cairan pembersih itu sudah siap membersihkan botolmu. Hanya niatmu, hanya ikhlasmu, hanya egomu. Lepaskan! Cairan itu harum bak bunga bakung di padang. Cairan itu segar bak sungai di tengah tanah tandus. Cairan itu bijak bak petuah Confucius. Cairan itu sabda-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: