Semester 5

Halo kenalin aku Tara. Aku mahasiswi salah satu universitas negeri di Indonesia tepatnya di Kota Yogyakarta. Kalau kalian tahu kampus yang ada nama Gadjahnya tapi lambang kampusnya gak ada gajahnya, nah itu tuh kampusnya. Perlu diketahui bahwa sekarang aku lagi liburan semester dari semester 5 naik ke semester 6. Seperti liburan anak kuliahan dari semester ganjil menuju semester genap, liburannya hanya satu bulan. Nah sama deh, aku juga. Tapi, di liburanku kali ini ada bedanya, kalau biasanya aku liburan semester ngajar di KUMON, kali ini aku akan kerja praktik di salah satu perusahaan susu di Indonesia. Bukannya apa-apa, kerja praktik atau yang biasa kita sebut KP adalah salah satu syarat yang harus dilalui oleh anak-anak di jurusanku dan bahkan di beberapa jurursan lainnya untuk bisa lulus kuliah. Nah, dalam tulisanku kali ini aku belum mau membahas tentang KP ku, aku masih mau membahas tentang semester lima yang baru saja aku lalui.

Semester lima, semester pertengahan yang hampir bikin aku gila dan melupakan statusku sebagai pemenang award jomblo tergalau satu angkatan. Yep! Banyaknya laporan praktikum yang selalu harus aku kerjakan setiap hari, hampir membuat aku enggak fokus dengan hal-hal lainnya selain laporan, laporan, dan laporan. D semester lima ini, dalam satu semester, aku mendapat praktikum sebanyak lima jenis. Praktikum mesin dan peralatan industri, praktikum perancangan dan pengendalian produksi, praktikum pengendalian mutu, praktikum manajemen proyek, dan TOEFL preparation. Oke, dari kelima praktikum itu, boleh dibilang kalau TOEFL preparation adalah yang paling idola karena enggak ada laporan praktikumnya. Nah jadi bisa dibilang kalau total praktikumnya ada empat. Kalau bagi kalian ini belum seberapa, mungkin kalian harus merasakannya dulu atau kalau bagi yang sudah terbiasa dengan yang laporannya lebih banyak, ya aku sih maklum hahaha. Bagi beberapa temanku yang ada di jurusan yang berbeda,jangan heran kalau ada yang bisa sampai tujuh praktikum dalam seminggu (gila). Entah aku harus bersyukur atau apa, yang jelas aku enggak harus sampai sebanyak itu praktikumnya. Cukup empat kayak begini aja sudah mau sambat*.

Sebenarnya apa sih yang membuat laporan itu menjadi begitu memomokan bagi mahasiswa? Simpel aja sih kalau bagi aku pribadi, ngebosenin. Laporan yang rata-rata ditulis tangan manual itu biasanya banyak dan harus memenuhi beberapa syarat yang diajukan oleh asisten praktikumnya. Beberapa temanku ada yang menulis laporan tidak diijinkan menulis dengan menggunakan tinta hitam, harus tinta biru dan border halamannya juga digambar dengan tinta biru. Ada pula yang tidak diperbolehkan menggunakan tip-x, tapi pakai label. Ah, sekalipun jurusannya berbau teknologi, ternyata penggunaan teknologi dalam penulisan laporan masih belum diperbolehkan. Huft. Malas, bosan, dan jenuh. Itu tiga hal yang aku alami selama mengerjakan laporan di semester lima ini. Rasanya, hidup hanya akan habis bercengkrama dengan laporan dan daftar pustaka. Tidur pagi, begadang, makan banyak, banyak main, gak minat belajar, adalah hal yang wajar sekali dialami oleh aku dan beberapa temanku sejurusan. Justru kalau kita masih baik-baik saja dengan situasi yang demikian, kita akan dibilang “DEWA”!!!

Cuma dari semua peristiwa yang terjadi di semester lima kemarin, aku pun akhirnya berhasil melewatinya dengan berbagai perjuangan yang ada. Aku pun mau berterima kasih kepada teman-teman kosanku yang selalu mau aku ajak menggila ditengah hectic nya laporan dan tugas serta berbagai kewajiban sebagai mahasiswa. Big thanks juga untuk temanku yang selalu mau aku repotin buat makan tengah malam, bahkan makan subuh, karena lapar yang tidak kenal waktu. Terima kasih buat orang tua yang selalu kirim uang buat aku makan dan menghilangkan stress. Terakhir terima kasih untuk kalian semua yang sudah meluangkan waktu membaca tulisanku ini. Kalau kalian punya cerita yang kurang lebih sama, ya berarti kita seperjuangan. Bagi teman-teman yang masih belum banyak praktikumnya, nikmati waktu senggang kalian dan jangan pernah mengeluh kalau laporan kalian banyak karena banyaknya jumlah laporan dalam setiap semester kuliah itu bertahap. Jadi sebenarnya dari awal kita sudah dilatih untuk menulis laporan dan tahan banting sama banyaknya deadline laporan. Semangat!

*sambat= misuh= berkeluh-kesah, memaki-maki dala maksud berkeluh kesah (Bahasa Jogja dan sekitarnya)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: